Sabtu, 06 Februari 2010

malaikat fajarku

Malaikat Fajar

Cinta bukan hanya canda tawa,

namun dia juga setia hadir diantara derai air mata.

Tak ada kesunyian yang paling indah selain kerinduan,

tak ada siksaan yang paling nikmat selain jatuh cinta.

Menikmati setiap detik saat-saat dengan kekasih,

seolah tak izinkan waktu merebut kebahagiaan.

Hanya dengan berjumpa kekasih,

lara dan kepedihan semua sirna tergantikan.

Paras sang kekasih seakan tak mau hilang,

tatkala saling jauh memendam kerinduan.

Ya Allah,

aku tahu cinta ini adalah fitrah,

namun ini juga kan jadi petaka ketika kami salah mengartikan.

Lindungilah kami,

para hambamu yang memohon dalam cinta.

Kuatkan cinta kami kepada-Mu,

untuk menggapai ridho-Mu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar